Roma 5:1-11.
Oleh : Pdt.Hallie Jonathans.
Komponen-komponen yang digunakan dalam tulisan Rasul Paulus ini adalah:
1. Dibenarkan karena Iman.
2. Hidup dalam damai Sejahtera dengan Allah karena Yesus
Kristus.
3. Jalan Masuk oleh Iman kepada Kasih Karunia.
4. Bermegah dalam Pengharapan.
5. Pengharapan Akan Menerima Kemuliaan Allah.
6. Bermegah dalam Kesengsaraan.
7. Kesengsaraan menimbulkan Ketekunan.
8. Ketekunan menimbulkan Tahan Uji.
9. Tahan Uji menimbulkan Pengharapan.
10. Pengharapan Tidak Mengecewakan.
11. Kasih Allah telah dicurahkan didalam hati kita.
12. Kita Telah dibenarkan oleh Darah Kristus.
13. Kita Diselamatkan dari Murka Allah.
14. Kita Diperdamaikan dengan Allah Oleh Kematian Anak-Nya
15. Kita Bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan.
16. Kita menerima Pendamaian atau Rekonsiliasi.
Hope springs eternal in the human breast. Pengharapan kekal bersemi dalam dada manusia.
Man is always to be blest. Manusia senantiasa diberkati. (Alexander Pope).
Bagaimana rumus atau definisi ten -tang kata Pengharapan atau Hope itu?
Pengharapan adalah sikap yang positip terhadap masa depan. Hope is a positive attitude toward the future. (James Galbraight).
Ada Pengharapan yang Berbasis tidak lain pada Rumput yang Lebih Hijau. Umpamanya orang yang mengharapkan menang Lotre atau Togel.(Totalisator Gelap). Hope to cash in big someday.
Pengharapan adalah keinginan untuk menang dalam judi atau pertaruhan yang sangat luas di dunia ini. Dari Las Vegas sampai di Malaysia. Mereka kemudian mencoba berjudi dengan cara-cara lain dari judi konvensi -onal. Arisan adalah bentuk Soft Gambling.
Pengharapan akan lulus ujian adalah hal yang penting sebab di kemudian mereka berharap apa yang telah mereka pelajari (their studies) akan mampu diterjemahkan ke dalam Ketrampilan-ketrampilan Kerja yang dapat Dipasarkan atau Marketable Job Skills. Itu berarti menghasilkan uang. To make a living.
Ada yang berharap mendapatkan Hobby Baru atau Rekreasi Baru.
Para Pelajar atau Mahasiswa/i berharap mendapatkan Ilmu yang Tinggi,melakukan Ekspansi Pengetahu -an dan Appresiasi terhadap Hidup. Hope to learn and grow.
Hope is making a difference between living and dying. (He is fighting back, responding to the treatment. He has decided to live.)
The Difference between Life and Death is Nothing More than Hope. Pembedaan antara hidup dan mati tidak lebih dari Pengharapan.
Pengharapan adalah titik pusat atau central terhadap iman kita.
Kita hidup dengan Pengharapan, dan pemastiannnya itu dilakukan hanya oleh Allah dalam Anak-Nya , Tuhan Yesus Kristus. (Hope is secured by no one else than God himself and His Son Jesus Christ.)
Kita mengharapkan Hidup Kekal. (Titus 1:2). Paulus memelihara Iman orang-orang pilihan Allah dan Pengetahuan akan Kebenaran, seperti yang nampak dalam Ibadah kita. (Dan) berdasarkan Pengharapan akan Hidup yang Kekal.Lihat juga Kol.1:5; 23,27. 1 Petrus 1:3, 13.
Hidup akan jauh dari kesengsaraan. Itulah pengharapan sebagian dari kita. Itulah suatu pandangan hidup. Injil melihatnya dengan cara lain.
Kita mengharapan Kedatangan Kembali Tuhan Yesus Kristus. (Titus 2:13). While we wait for the blessed hope, the glorious appearing of our great God and Savior , Jesus Christ.
Pengharapan kita diletakkan dalam Tuhan Yesus Kristus.We place our hope in a real person, that is Jesus Christ. He has promised to make our hopes a reality.Ia berjanji membuat pengharapan-pengharapan kita menjadi kenyataan.
MY HOPE IS BUILT ON JESUS R&B.
My Hope is built on nothing less,
Than Jesus blood and righteousness,
I dare not trust the sweetest frame,
Hut wholly lean on Jesus’ Name,
Refrain:
On Christ the Solid Rock, I stand,
All other ground is sinking sand.
All other ground is sinking sand.
His oath His Covenant, His Blood,
Support me in the whelming flood,
When all around my soul gives way,
He then is all my Hope and Stay.
Kita memiliki Pengharapan akan Kebangkitan. Kisah 24:14-15. Ayat 15: Aku menaruh penghara –pan kepada Allah, sama seperti mereka itu juga, bahwa akan ada kebangkitan orang mati, baik orang-orang yang benar maupun yang tidak benar.
Kita bersukacita dalam Pengharapan akan Kemuliaan Kristus.
Our hope for the future is secure. Pengharapan kita akan Masa Depan adalah aman.
Pengharapan adalah akhir dari suatu mata rantai yang mulai dengan Penderitaan sampai Pengharapan Masa Depan. All is not lost.
Pengharapan kita memiliki Dasar atau Fondasi. (Roma 15:4:”Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada Pengharapan oleh Ketekunan, dan Penghiburan dari Kitab Suci. (For everything that was written in the past, was written to teach us, so that through endurance and encouragement of the Scripture, we might have Hope).
Our hope is built on the trusworthiness of God’s work. Our hope is built on the undeniable existence and work of Jesus Christ. ( 1 Tes. 1:3).”Sebab kami selalu mengingat Pekerjaan Imanmu, Usaha Kasihmu dan Ketekunan Pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita”.
Pengharapan kita dibangun di atas Kasih Allah dalam hidup kita. (Mazmur 33:18:”Sesungguhnya mata Tuhan tertuju pada kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya”).
Roma 15:13:’”Semoga Allah sumber Pengharapan memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus, kamu berlimpah-limpah dalam Pengharapan”. Ho Theos tes Elpidos.
Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir.(Ibrani 6: 19) As followers of Jesus Christ we are anchored to Christ.
Biarlah kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita memimpin kita hidup penuh pengharapan. It is Hopeless without Christ.
Hope Steadies our Heart in the Present,
and Prepare us for the Future,
and Lead us to do the Things for God,
(or else, our Life would be Hopeless Without Him). Amin.
