Berita

Apa yang Dipersiapkan Masa Depan bagi orang Berdosa

22 January 2010, 12:55

Wahyu 14: 6-11.
oleh : Pdt.Hallie Jonathans.

Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus?

Siapakah mereka yang tergolong pada angka 144.000 yang di atas dahinya tertulis nama Kristus dan nama Bapa-Nya? Mereka adalah para Pengkhotbah /Pemberita Injil Yahudi yang berjalan keliling dunia untuk mengabarkan Injil Tuhan Yesus Kristus. Mereka memberitakan Injil Anugerah Allah. Mereka tatkala mengabarkan Injil itu dimeteraikan dan dilindungi tatkala mereka melaksanakan pelayanan pekabaran Injil itu. Tatkala saat mereka telah penuh, Sang AntiKristus diperkenankan mengambil hidup mereka dan ayat 1-5 menggambarkan saat mereka telah tiba di surga, di hadapan Tuhan Yesus Kristus. Ayat 14-20 bercerita tentang pertempuran penuh kengerian , yang menakutkan, horrific battle, yang disebut pertempuran Harmagedon. Pertempuran itu akan berlangsung pada masa akhir dari Masa Kesengsaraan atau Tribulation. Dengan demikian itulah gambaran dari apa yang akan segera terjadi. Kini Film Akhir Zaman tentang Kiamat 2012 telah beredar. Tuhan Yesus menyampaikan dan memberitahukan apa yang akan terjadi kepada gereja-Nya. Akan datang hari penghakiman, dan dalam masa antara pelayanan Tuhan Yesus di dunia ini dengan masa atau saat penghakiman itu, kita diberitahukan tentang apa yang akan berlaku pada dunia, gereja dan kepada para musuh Tuhan. Dalam permulaan pasal 12 diceritakan tentang Perempuan dan Anaknya yang dilahirkannya dengan penuh kesakitan. Naga itu datang hendak membinasakan baik perempuan, baik Anaknya itu, tetapi mereka selamat. Lahirlah Kristus yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi. Anak itu tiba-tiba dirampas dan di bawa lari kepada Allah dan ke tahta-Nya. Tatkala Naga gagal maka Naga menyerang keturunan perempuan itu, yakni mereka yang menaati perintah-perintah Allah, dan memegang kesaksian Yesus. Dalam Wahyu 12:13-18, dikatakan tentang Naga yang telah dilemparkan di atas bumi, yang memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun. Naga atau Ular itu lalu menyerangnya untuk membinasakan perempuan itu dan Anak-nya laki-laki itu, tetapi keduanya selamat. Naga itu adalah Iblis atau Setan. Anak laki-laki itu adalah Tuhan Yesus Kristus. Ialah Penguasa bangsa-bangsa yang dilarikan ke surga. Dapatnya Tuhan Yesus disalibkan , bukan berarti kemenangan Iblis telah nyata. Iblis yang dicampakkan ke bumi itu kemudian memburu seluruh Gereja, dan tatkala Iblis tak dapat membinasakan Gereja, Iblis melakukan pengejaran dan pembinasaan atas orang Kristen secara individual. Naga itu memanggil sekutunya, Binatang yang keluar dari laut dan yang keluar dari bumi. Binatang yang keluar dari laut merepresentasikan pemerintah-pemerintah yang tidak mengenal Allah. Mereka berupaya membinasakan Gereja dan memaksa orang Kristen memuja atau menyembah Binatang atau Pemerintah itu. Kita telah melihat bagaimana Pemerintahan Fasisme Hitler dan Komunisme menguasai dunia, dan bahkan masyarakat hari ini yang mengutuk Tuhan Yesus dengan mengatakan bahwa semua agama sama. Binatang kedua Yang dari bumi itu, nampaknya sebagai Anak Domba tetapi berbicara sebagai Naga. Binatang ini merepresentasikan AntiKristus, Manusia yang Tidak Berhukum, The Man of Lawlessness. Masalah manusia tak berhukum di Indonesia sangat mengerikan.Bukan saja terjadi pelanggaran hukum dengan gagah berani dan sangat canggih, tetapi pembentukkan karakter bangsa yang tak mau diatur, tak memelihara ketertiban, lalu juga tak peduli keamanan, lalu semua akan melanggar aturan saja. Dari Mafia Pengadilan atau Peradilan sampai semua bentuk Intimidasi guna mendapatkan keuntungan. Bahkan pernah dari Petrus, PE—NEMBAK MIS—-TER—I—US, atau PETRUS , sampai sekarang ada maraknya Makelaar Kasus Hukum, atau MARKUS . Ada juga KE——MATI——AN MISTERIUS, karena ada masalah hutang. Itu namanya MATIUS. Ada juga kasus LUKAS. Meskipun MEMA—-LU—-KANNYA BUKAN MAIN tetapi karena dapat menyogok sana-sini, maka KASUSNYA SEGERA MENGUAP TANPA BE===KAS!. JADI INI ISTILAHNYA LUKAS. Menguap tanpa Bekas, Itulah antikristus preman. Anti Kristus selalu ditulis dengan huruf besar A. Nampaknya seperti Tuhan Yesus tetapi berbicara sebagai Setan. Binatang ini memaksa setiap orang untuk tunduk kepadanya. Pemandangan ini amat suram. Tetapi tiba-tiba mata Yohannes dipindahkan dari hanya memandang ke bumi menjadi memandang ke surga. Di sanalah Yohanes melihat sebuah Vision, Yohanes melihat Anak Domba, Tuhan Yesus berdiri di atas Gunung Sion, bersama dengan mereka yang memiliki nama Tuhan Yesus Kristus dan Nama Allah Bapa, Bapa Tuhan Yesus Kristus di atas dahinya. Mereka berdiri di atas dan di luar kehebohan itu. Mereka adalah pemenang, dan telah keluar dari Sengsara atau Keributan itu. “Dan aku melihat seorang malaikat lain, terbang di tengah-tengah langit, dan padanya ada Injil yang Kekal, untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi, dan kepada semua bansa dan suku dan bahasa, dan kaum. Dan ia berseru dengan suara nyaring:”Takutlah akan Allah, dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi, dan laut dan semua mata air”. (ayat 6 dan 7). Malaikat ini adalah malaikat pertama dari ketiga malaikat atau pembawa kabar, messenger. Malaikat ini memproklamirkan Injil Kekal itu. Malaikat kedua mengumumkan tentang jatuhnya Musuh Besar dari Gereja yakni Babilon, yaitu Kekuasaan Roma yang kejam dan jahat itu dan Immoral. Malaikat ketiga menyampaikan kabar kepastian kejatuhan dari mereka yang mengikuti Binatang itu yang atasnya kemarahan Allah akan ditumpahkan atasnya. Lalu Yohanes melihat Panen Besar atas orang-orang yang menolak Allah, dan telah melayani Binatang itu. Ia menggambarkan pemisahan akhir dari orang-orang percaya dari antara orang yang tidak percaya, pada Hari Penghakiman itu tatkala Tuhan Yesus datang ke dalam Kemuliaan-Nya. Bukankah kita melihat hubungannya dengan Reformasi? Meskipun Setan menyerang dengan dahsyat, tetapi Kristus tetap menang, dan semua orang milik-Nya adalah kepunyaan Kristus. Kristus berdiri di atas Gunung Sion. Ia berdiri bersama dengan mereka yang menang memasuki Hidup Kekal. Itu memberikan penghiburan kepada kita hari ini. Bukan saja Gereja Yang Menang, Ekklesia Nike, di Surga, tetapi Gereja yang hampir dibinasakan atas dasar demikian, nyatanya adalah Gereja yang Tidak Dapat dan juga Tidak Akan Dapat Dibinasakan. Gereja ini lain sekali dari Kesebelasan Chelsea atau Manchaster United yang dapat menang atau dapat juga kalah atau suatu saat dibubarkan. Hari ini, kita telah berada hampir lima ratus tahun setelah Reformasi Dr. Martin Luther. Kita mendengar dengan jelas kini:”Injil Yesus Kristus tidak dapat dihancurkan”. Mengapa? Allah meninggikan kita di atas segala bahaya, agar Dunia mengenal Tuhan Yesus Kristus. Seorang malaikat terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang Kekal untuk diberitakan kepada mereka yang diam di atas bumi. Di mana malaikat itu terbang? Di tempat di mana Naga dan sekutu-sekutunya itu tidak dapat menyentuh malaikat itu. Malaikat terbang tinggi di angkasa, tinggi di atas keributan yang menimpa dunia ini. Ia bukan saja didengar, tetapi juga tetapi Malaikat itu terlihat, oleh semua orang atau pihak yang membencinya, tetapi secara khusus terlihat dan sangat didengar oleh kita yang mendapatkan keuntungan kekal dari Malaikat yang Membawa dan Memberitakan Injil Yesus itu. Kita ingat Nabi Elia yang berada di bawah tekanan Raja Ahab dan Ratu Izebel, tetap survive, tetap menang, dan bukan ia sendiri saja yang menang seperti yang dipikirkannya, tetapi bersama 7.000 nabi yang tidak menyembah atau tunduk kepada Baal. Gereja tetap survive, Gereja tetap Hidup. Ingat bagaimana Stefanus dibunuh di bawah supervisi Saulus, Ingat juga bagaimana Yakobus dihukum mati, Petrus ditangkap dan dibunuh, juga Rasul lain dibu -nuh juga. Bagaimana dengan Rasul Paulus? Ia juga mengalami pengejaran atasnya, dari kota ke kota, dicambuk, dilempari batu, ditangkap, dimasukkan ke dalam penjara, dihukum mati tetapi perkataan dan tulisan-tulisannya keluar dari penjara, keluar dari semua yang menahannya atau membinasakannya. Gereja tetap menang. Pengejar yang lalu Dikejar. Ingatlah bagaimana Gereja yang diserang (assaulted) oleh Pemerintahan Roma, yang sangat membenci Gereja itu. Ingatlah para Syuhada yang mati di bawah Pemerintahan Kafir. Namun Bapa Gereja Tertulianus berkata:”Darah para Martir adalah Pupuk Gereja ; artinya yang menumbuhkan dan membuat Gereja tersebar dan hidup”. Bagaimana Binatang dari Bumi yang adalah Anti Kristus itu. Ia mulai dengan menghukum dengan Api Penyucian, Doa yang diarahkan kepada Para Santa, Korban pada Perjamuan, Paus yang memiliki supremasi, Indulgensia, Pengurangan atau Remisi hukuman atas dosa seseorang dengan membayar harga pengurangan hukuman itu, atau dikenal dengan Surat Pengampunan Dosa yang dahulu ditandatangani oleh Paus. Penyembahan kepada Maria, lalu bahwa Anugerah itu tidak cukup, sebab masih harus ditambahkan dengan kerja sebagai sebab dari keselamatan kita. Mereka yang dikejar melarikan diri ke Biara dan ke dalam Konven-konven, atau ke Universitas-Universitas, atau ke Jemaat terpencil. Bagaimana perjuangan Dr. Martin Luther, Ia memberitakan Reformasi atau Pembaruan Gereja. Ia tidak mengakui kekuasaan lain atas Gereja selain Tuhan Yesus Kristus, Kepala Gereja. Dr. Nazarius Rumpak menulis: Beberapa penafsir meyakini bahwa inilah himbauan, atau appeal terakhir untuk semua orang di seluruh dunia, untuk mengakui Allah sebagai satu-satunya Tuhan. Tak ada alasan bahwa orang tak pernah mendengar Injil. Para Penafsir percaya bahwa penghakiman telah berjalan. Jadi bukan himbauan lagi. Masa akhir tidak akan ditunda lagi. Injil adalah bagaikan Pedang Bermata Dua, yang satu adalah Kabar Baik bagi orang-orang yang menerimanya, dan sisi yang lain adalah penghakiman bagi mereka yang menolak Injil itu. Babel Yehuda memiliki paralelnya dalam Babel Romawi, yang dalam Wahyu disebut juga Babel, Dengan paralel itu Yohanes secara terus terang mengecam Penguasa Romawi. Sudah rubuh, sudah rubuh Babel. Babilon yang merupakan inkarnasi dari kuasa, nafsu, dan mewah atau luxurious, dan immoralitas Roma, atau ketiadaan moral Roma, maka apa yang disebut Babilon Kristen Yahudi merupakan pengulangan dari Babilon Yehuda lalu. Penyembah-penyembah berhala akan dihukum. Kita semua pasti berkata bahwa kita juga amat anti berhala. Tetapi kenyataannya adalah bahwa diri kita merupakan berhala yang kita sembah. Keinginan kita, hawa nafsu kita yang harus diikuti. Jarang saya mendengar bahwa saya mau mendengar Tuhan saja, dan tidak mendengarkan kemauan saya. Sekarang kita lebih banyak berbicara tentang kewenangan kita, ketimbang kewenangan Kristus. Kita dapat menjadi paus-paus kecil dalam gereja Tuhan ini, dalam organisasi gerejawi kita, dengan segala pembenarannya, kalau perlu menggunakan pasal dan ayat Alkitab atau pasal dan ayat Tata Gereja. Dalam Gereja tidak usah dilakukan Win-Win Solution. Pemenangnya adalah hanya Tuhan Yesus Kristus. Christos, Nikon. Christ is the Winner. Pekerjaan kita adalah sampai tahun 2012. Apakah tahun itu benar-benar akan terjadi kiamat? Itu terserah Tuhan dan waktu Tuhan. Waktu GPIB adalah untuk mempertanggung-jawabkan seluruh pekerjaan kita baik sebagai Presbiter maupun sebagai badan Pelaksana BPK dan Badan Pelaksana. Saat penghakiman itu akan tiba. Itu berarti kita harus amat akuntabel, amat bertanggungjawab. Sebab bukankah kita mengabarkan Injil melalui kehadiran dan pekerjaan Gereja Tuhan ini? Sudah saatnya kita berhenti dari berkelompok-kelompok. Sudah saatnya tidak memandang satu terhadap yang lain sebagai musuh . Soft Enmity yang terjadi di sini, Killing Others Softly atau Silently. Namun juga ada Perlawanan Keras. Perang Para Elit harus kita hentikan. Ada juga perang Para Orang Yang Tidak Banyak Tahu tentang Gereja. Anggapannya Gereja sama dengan Ormas. Kita mau mengatur semua menurut selera dan kemauan kita.Vox Populi, Vox Dei. Di mana Kristus kita tempatkan dalam kesibukan menuruti diri seperti ini? Kerajaan Allah yang bukan terdiri dari makan minum sudah menjadi sebaliknya. Harus mengatur makan dan minum kita. Saudara, mari kita tidak berbicara tentang perkara-perkara yang sehubungan dengan kedagingan kita. Mari kita bicara tentang kehidupan dalam Roh yang dipimpin oleh Roh Kudus. Mari kita mulai langkah baru. Semua wanita atau perempuan di sini adalah Persatuan Wanita atau Perempuan GPIB ML, inklusif Persatuan Ibu Martin Luther.
Marilah kita menunjang ramai-ramai bahwa semua kaum Pria dan Bapak di ML adalah Persekutuan Kaum Bapak ML. PK Lansia adalah Post Graduate PW dan PKB.
Marilah kita menegakkan seluruh Tata Pengorganisasian yang dilakukan berdasarkan Tata Gereja dan Tata Ibadah GPIB yang memimpin dalam seluruh kehidupan berjemaat, kehidupan organisasi dan kehidupan peribadahan kita.
Mari kita juga secara sadar menggunakan prinsip pengaturan yang benar, tertib dan sehat serta membawa damai sejahtera dan bukan kekacauan. Saya melihat bahwa penghargaan akan Usaha Kerukunan Sosial sekarang lebih banyak mendapatkan appresiasi ketimbang Persekutuan Rohani dalam Kristus Yesus. Apakah Gereja harus melakukan tugas bandul jam yang menggerakkan mesin jam Greenwich Mean Time atau GMT yang harus satu kali bergerak ke arah Allah dan satu kali kemudian bergerak ke arah sosial? Bahayanya adalah Gereja akan hanya berarah kepada manusia dan tak mau lagi berarah kepada Allah. Dari Kitab Wahyu hari ini, kita diajak untuk membangun Persekutuan yang berlaku secara Kekal dengan Tuhan, Everlasting Fellowship with God. Mari kita kosongkan hati kita, agar di dalamnya hanya Tuhan Yesus Kristus yang menduduki Tahta Hati Kita, Bukan diri kita sendiri. Mari kita akui , Christos, Nikon, Dialah Pemenang. Mari kita memasuki Perarakan Gembira Penuh Kemenangan Rohani, bukan Kemenangan Daging. “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan atau minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus. Karena barangsiapa melayani dengan cara ini, ia berkenan kepada Allah.(Roma 14:17-18).
Mari kita justru memberitakan Injil dan Kebenaran-Nya kepada sekitar kita mulai dalam rumah tangga kita sampai di pekerjaan kita. Injil Kristus tidak dapat dihancurkan. The Gospel of Christ is Indistructable. Injil Kristus tidak dapat dibinasakan dalam hal ini, bahwa Injil itu memanggil kita datang kepada Kristus. Bukan kepada diri kita, bukan kepada apapun di atas kita atau di bawah kita. Kita hanya datang kepada Tuhan. Apabila ada hal yang menghalangi kita datang kepada Tuhan, maka lebih baik segala halangan itu kita singkirkan, sebab pekerjaan kita sekarang ini adalah berpegang pada Kebenaran, Membangun Damai Sejahtera dan Sukacita oleh Roh Kudus. Dia yang telah membayar harga keselamatan kita di Salib telah datang. Dialah Immanuel yang kita jelang sekarang, masuk ke dalam hati kita. Ia yang menghancurkan pekerjaan Iblis di antara kita juga telah datang. Ia bahkan akan membawa semua kesesatan dan kesalahan kita ke dalam tubir laut yang terdalam dan akan meninggalkannya di sana.
Makan-minum , prestis dan terus berada dalam perselisihan tentang perkara-perkara yang tak ada hubungannya dengan hidup kekal , baiklah kita tinggalkan saja.
Gereja Tuhan janganlah survive karena ukuran duniawi dituruti, tetapi karena standard Kerajaan Allah dipenuhi. Dalam Kisah 14:22 dikatakan:”Memang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah, kita harus mengalami banyak sengsara”. Inilah Win-Win Solution kita, (bukan Windrati’s Solution), bahwa kita semua harus mau memikul salib kita, berjalan dalam ketaatan kepada Tuhan Yesus Kristus, Kepa -la Gereja. Bukankah kita telah mulai dengan pekerjaan iman? Jangan mundur ke pekerjaan domestik. “KARENA ITU SAUDARA-SAUDARAKU , BERDIRILAH TEGUH, , JANGAN GOYAH , DAN GIATLAH SELALU DALAM PEKERJAAN TUHAN !.SEBAB KAMU TAHU, BAHWA DALAM PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN, JERIH PAYAHMU TIDAK SIA-SIA”. (1 Kor.15:58). Selamat Bekerja, Saudara sekalian. Amin.